Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI), Dr. Ratna Sari, SE., M.Si., Ak., CA. menjadi Narasumber pada Forum Diskusi Online membahas tentang pemikiran Sosial-Ekonomi Bung Hatta dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia, Rabu 19 Maret 2025.

Dalam kapasitasnya, Dr. Ratna Sari juga sebagai Fasilitator Kementerian Koperasi Republik Indonesia menyampaikan materi “Koperasi sebagai wadah mewujudkan ekonomi kerakyatan”.

Bung Hatta dikenal sebagai tokoh nasional yang memiliki banyak gagasan penting. Bung Hatta memperkenalkan konsep “demokrasi ekonomi”, yakni sistem sosial ekonomi yang memastikan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata, dengan menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ekonomi. Hatta menawarkan ekonomi berbasis koperasi, gotong royong, dan keadilan sosial.

Pemikiran Hatta sudah didiskusikan banyak orang. Idenya tentang koperasi dan ekonomi kerakyatan berusaha diterapkan di Indonesia, dengan berbagai nuansanya. Setelah lebih dari 70 tahun Indonesia merdeka, harapan Hatta mewujudkan demokrasi yang bisa menyejahterakan orang banyak tampaknya masih jauh dari kenyataan.

Di tengah keluhan sebagian masyarakat akan perkembangan pembangunan ekonomi Indonesia dan situasi dunia belakangan ini, agaknya kita perlu membaca kembali pesan-pesan Hatta, khususnya menyangkut tujuan utama bernegara dan bagaimana kita mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh warga.