
SIDRAP – Dalam rangka memperingati Milad ke-72 Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMI melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FEB UMI dan diterima oleh Syaharuddin Alrif selaku Bupati Sidrap bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap, Senin 22 Juni 2026.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan Caturdharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan dakwah Islamiyah.
Dalam dialog tersebut, Bupati Sidrap menyampaikan berbagai capaian dan potensi daerah, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Sidrap. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Sidrap memiliki kontribusi besar dalam penyediaan beras nasional, sehingga penguatan sektor pertanian menjadi prioritas pembangunan daerah.
Bupati menekankan bahwa tantangan pertanian masa depan tidak hanya terletak pada peningkatan produktivitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, penguatan kelembagaan petani, serta pengelolaan usaha pertanian yang lebih modern dan berorientasi bisnis.
Menanggapi hal tersebut, Dekan FEB UMI menyampaikan bahwa penguatan sektor pertanian perlu didukung oleh peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi petani. Menurutnya, banyak petani yang telah berhasil meningkatkan produksi, namun masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan usaha, perencanaan investasi, pencatatan keuangan, hingga akses terhadap sumber pembiayaan yang produktif.
“Petani tidak hanya perlu dibekali kemampuan teknis dalam budidaya, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan usaha secara baik. Literasi keuangan menjadi kunci agar petani mampu meningkatkan kesejahteraan, mengembangkan usaha secara berkelanjutan, dan memiliki daya tahan menghadapi berbagai risiko ekonomi,” ujar Dekan FEB UMI.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Dekan I FEB UMI turut menyampaikan bahwa FEB UMI siap berkontribusi melalui berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan dan sektor pertanian. Salah satu bentuk kontribusi yang dapat dikembangkan adalah program pendampingan literasi keuangan bagi petani, kelompok tani, koperasi, maupun pelaku usaha agribisnis di Kabupaten Sidrap.
Lebih lanjut, FEB UMI juga menawarkan peluang kerja sama dalam pengembangan program magang mahasiswa pada industri pengelolaan padi dan sektor agribinis di Kabupaten Sidrap. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan dan literasi keuangan kepada para pelaku usaha pertanian dan pengelola industri penggilingan padi.
Melalui program tersebut, mahasiswa FEB UMI dapat terlibat dalam pendampingan pencatatan keuangan usaha, analisis biaya produksi, penyusunan laporan keuangan sederhana, perencanaan usaha, hingga edukasi mengenai akses pembiayaan dan digitalisasi keuangan. Dengan demikian, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat dan dunia usaha dapat memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kapasitas ekonomi lokal.
Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan strategis antara FEB UMI dan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Kedua pihak sepakat bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat penting dalam menciptakan pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-72 UMI, kunjungan ini juga menegaskan komitmen UMI untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“UMI untuk Bangsa, Mengabdi untuk Negeri” menjadi semangat yang terus diusung dalam setiap langkah pengabdian dan kolaborasi yang dibangun bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kabupaten Sidrap, demi terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera.
