Brainstorming yang dilakukan pada hari jumat tanggaL 23 Mei 2025 di Aula Fort Rotterdam GKN II KEMENKEU Sulsel di laksanakan dalam rangka penjajakan program kerja sebagai keberlanjutan MoU yang sudah di tanda tangani sebelumnya oleh kedua belah pihak.

Dalam kegiatan ini, hadir kepala perwakilan KEMENKEU Sul Sel yakni Bapak Wibawa Pram Sihombing beserta jajaran struktural lainnya dlaam lingkup KEMENKEU yang terdiri dari beberapa satuan kerja dan pokja di antaranya:

  1. Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara.
  2. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan.
  3. Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.
  4. Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbedaharaan Provinsi Sulawesi Selatan.
  5. Kepala Kantor Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Barang Milik Negara Makassar.
  6. Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Makassar.
  7. Kepala bidang data dan pengawasan potensi Perpajakan, Kanwil DJP SulSelBarTra selaku ketua pokja teknis joint program penerimaan.
  8. Kepala bidang fasilitas kepabeanan dan cukai, kanwil DJBC Sulawesi bagian Selatan seaku Ketua Pokja Teknis joint program UMKM.
  9. Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II, Kanwil DJPb Prov. SulSel selalu Ketua Pokja teknis Regional Chief Economics (RCE) dan Asset Liabilities Committee (ALCo) Regional
  10. ⁠Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara, Kanwil DJKN SulSelTraBar seaku Ketua Pokja Hubungan Masyarakat dan Lembaga
  11. Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Hukum dan Informasi Kanwil DJKN SulSelTraBar selaku Pokja Integritas.

Sementara dari pihak FEB diwakili oleh Dekan FEB UMI, Dr. H. Muhammad Syafi’i A. Basalamah, SE., MM. Beserta para Wakil dekan, Ketua Prodi lingkup FEB UMI, Penjaminan Mutu FEB UMI, STPMP, dan Kepala Pusat Kajian FEB UMI serta beberapa perwakilan Guru Besar FEB UMI.

Dalam kegiatan ini lahir beberapa kesepakatan dari hasil musyawarah bersama yang di setujui diantaranya kesediaan kedua belah pihak untuk mendukung program kampus berdampak melalui kegiatan praktisi mengajar dosen belajar, praktisi goes to campus, pojok kemenkeu, kelas klasikal keuangan negara dan beberapa program lainnya.

Kedepan saya selaku dekan FEB UMI berkomitmen akan terus meningkatkan kinerja secara kuantitas dan kualitas untk mendukung pencapaian Visi-Misi UMI menuju World Class University (WCU) dan mendukung program pemerintah yang baru saja di luncurkan yakni kampus Berdampak melalui perluasan sayap kolaborasi pada DuDi, Pemerintahan dan stakeholders lainnya, tutur Muhammad (sapaan akrab Dekan FEB UMI).